Aku tak tahu kapan ini dimulai karena begitu aku sadar ini telah berakhir. Secepat itukah? Atau aku hanya merasa ini sudah begitu lama?
Aku tak tahu kapan ini dimulai karena begitu aku sadar ini telah berakhir. Secepat itukah? Atau aku hanya merasa ini sudah begitu lama?
Aku ingin melupakan semua percakapan itu, semua. Aku ingin menenggelamkan semua rencana itu, semua.
Aku ingin membakar semua langkah itu, semua.
Namun aku berhenti, berdiri di sini, tak mampu melangkah, tak mampu bicara, dan hanya menerimanya.
Air mata? Rasanya aku sudah tak punya. Aku bercermin lalu berkata pada bayanganku, "cukup". Aku katakan sekali lagi, "cukup". Akhir dari semua ini adalah kenyataan. Hal yang tak pernah bisa aku terima dari dulu. Setinggi apapun mimpiku, pada akhirnya kenyataanlah yang terjadi.
Aku ingin melupakan semua percakapan itu, semua.
Aku ingin menenggelamkan semua rencana itu, semua.
Aku ingin membakar semua langkah itu, semua.
Dan aku melakukannya.
Satu pukulan terakhir, tepat di wajahku. Aku terjatuh dari kursiku. Bangun dari tidurku. Oh ternyata mimpi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar